Mengatasi Komputer Lemot

Posted on

Cara Mengatasi Komputer Lemot. Komputer Anda lemot? Sering Nge-Hang, Freeze, atau komputer tiba-tiba mati/restart? Hal itu sering sekali terjadi pada komputer atau laptop. Yang paling menyebalkan ketika sedang asik bermain game tiba-tiba saja langsung freeze dan berujung komputer restart sendiri.

Apalagi sedang mengerjakan makalah atau tugas skripsi pada Microsoft Word lalu PC langsung mati tanpa pemberitahuan, apalagi tidak mengaktifkan fitur AUTO SAVE pada menu MS Word. Langsung dah ngedrop dan stress. Cara mengatasi komputer lemot ini cukup mudah, tidak perlu hal yang ribet lagi, cara ini sudah saya praktekan sendiri sejak menggunakan komputer dan tahu seluk beluknya.

Mengatasi Komputer Lemot pada Windows 7 dan Windows 10 (3 Cara)

Ini bisa terjadi karena beberapa hal, salah satu yang sering terjadi karena virus atau memang perangkat PC/Laptop minta di Upgrade lagi spesifikasinya. Jika memang terserang virus, hal yang biasa terjadi adalah komputer terasa berat dan beberapa file hilang tanpa jejak. Bagi yang pelum paham sih mungkin ini memang benar-benar hilang, padahal file ini sebenarnya hanya di hidden oleh virus dengan mengganti nama folder.

Oke langsung saja kita simak tutorial cara Mengatasi Komputer Lemot

3 Cara Mengatasi Komputer Lemot

Masalah Komputer Terserang Virus

Jika Komputer atau PC terasa berat, cek dulu lah lewat Task Manager (klik kanan pada Taskbar lalu klik Task Manager) dan lihat pada bagian Processes. Lihat program apa saja yang memakan banyak CPU dan RAM, jika dirasa program yang berjalan normal bisa jadi perangkat lain yang bermasalah. Tapi jika ada file dengan nama asing dan di rasa seperti virus, kemungkinan memang itu penyebabnya.

Untuk masalah virus ini menurut pengalaman saya, akan sangat berbahaya jika komputer digunakan terlalu lama. Karena selain memberatkan kinerja dan performa, untuk waktu yang lama juga akan memperpendek umur dari perangkat komputer, terutama CPU. Saya menggunakan aplikasi Anti Virus yang bisa Anda coba.

Kaspersky Free

Sampai saat ini saya masih menggunakan Anti Virus Kaspersky ini, dulu sih suka pake free license hehehe. Karena sekarang sudah ada versi free maka saya gunakan Anti Virus ini sebagai penjaga PC saya. Memang dari segi fitur, versi free ini sangat terbatas dan semua program sudah auto semua. Namun, untuk proteksi virus jangan ditanya. Untuk idle hanya memakan RAM sebesar kurang lebih 25-30MB saja, sangat kecil. Dan waktu scan ini bisa memakan banyak RAM wajar sih menurut saya, karena ketika SCAN VIRUS pasti dalam keadaan saya tinggal atau komputer tidak saya gunakan.

Kaspersky ini juga tidak kejam, dia dapat mengkecualikan sebuah program yang terserang Virus tanpa menghapusnya secara langsung. Jadi dia ngasih tau dulu bahwa file atau program ini mengandung virus. Sekalipun virus berbahaya, dia bakal meminta izin dulu buat menghapus file tersebut.

SuperAntiSpyware

Anti Virus kedua yang saya gunakan adalah Super Anti Spyware. Anti virus ini sangat handal untuk mengatasi aplikasi yang sering terinstall otomatis ketika Anda selesai menginstall aplikasi utama. Gini maksudnya, biasanya setelah Anda menginstall aplikasi seperti Winamp, biasanya akan menginstall aplikasi tambahan yang tidak Anda ketahui atau Anda hanya klik next-next saja waktu penginstallan. Dengan SuperAntiSpyware ini nanti akan kelihatan aplikasi atau program yang tidak berguna di PC Anda. Saya memang menggunakan 2 Anti Virus ini sebagai Andalan proteksi, karena komputer saya selalu terhubung ke Internet.

SuperAntiSpyware ini ada beberapa versi, cukup pakai yang free saja sudah bisa scan virus yang berbahaya. Anti Virus ini bisa memblokir aplikasi berbahaya yang terinstall secara otomatis jika Anda terhubung ke internet dan masuk ke website yang banyak virus malwarenya.

Jika dirasa berat cukup pakai Kaspersky saja sudah cukup. Anti Spyware ini saya pakai jika memang komputer dirasa aneh saja.

Bagi yang sudah menggunakan Anti Virus lain silahkan Anda pertimbangkan terlebih dahulu sebelum mengganti untuk mengatasi komputer lemot ini. Karena sebagian Anti Virus memang cukup berat dan sangat kejam seperti yang saya katakan diatas.

Mengnonaktifkan Program Tidak Penting

BACA JUGA: Mengatasi Please Choose the Root Directory Android

Ini adalah syarat kedua yang biasa saya lakukan setelah Install Ulang Komputer, yaitu men-disable atau me-nonaktifkan program tidak penting. Caranya cukup mudah dan bisa untuk semua jenis Windows (kayaknya sih semua versi Windows bisa, hehehe).

System Configuration / Services

Menu System Configuraion

Buka System Configuration caranya tekan Windows + R atau tulis saja di menu run, kemudian ketik msconfig. Selanjutnya masuk ke tab Services.

Di bagian ini Anda bisa me-nonaktifkan program yang tidak ingin Anda jalankan secara otomatis. Cukup hilangkan saja centang program yang dirasa tidak perlu untuk dijalankan setelah. Tapi ingat, di bagian Services ini juga terlihat beberapa program penting dan wajib jalan terus, jadi Anda harus berhati-hati untuk menghilangkan ceklistnya. Cara ini mengefeknya setelah restart ya, jadi setelah centang di hilangkan kemudian klik Apply lalu Ok maka akan memita untuk restart komputer.

Startup

Cara ini hampir sama dengan yang diatas, cuma yang ini aplikasi ini akan terlihat ketika komputer menyala, beda dengan diatas yang bersifat background atau berjalan di belakang cuma kelihatan waktu cek di Task Manager, ya gitulah maksudnya. Untuk Startup ini sama ya itu menghilangkan ceklist pada Program yang tidak perlu dijalankan ketika komputer menyala. Ini yang biasanya membuat komputer lemot waktu booting ke Windows.

Untuk Windows 7 cukup pindah ke tab Startup di System Configuration. Hilangkan centang pada program yang tidak diperlukan.

Menu Startup Windows 7

Untuk Windows 10 ketika klik tab tersebut makan akan diarahkan ke menu Task Manager, silahkan juga untuk hilangkan centang program dan aplikasi yang tidak perlu dijalankan.

Cara ini benar-benar ampuh lho, untuk mengatasi komputer lemot pada saat Startup. Saya selalu cek menu ini ketika selesai menginstall program atau aplikasi, tujuannya biar gk makan RAM atau meringankan komputer biar gk lemot waktu menyala. Sorry kalo gambar burem, nyomot di Google.

Upgrade Hardware

Cara yang ketiga ini paling ANDALAN bagi Anda yang mau merogoh dompet lebih dalam lagi. Masalahnya ini juga berdasarkan pengalaman yang pernah saya alami waktu memiliki PC versi lite atau PC kentang hehe.

Upgrade RAM

Upgrade RAM.jpg

RAM ini paling penting buat di upgrade jika kamu pengguna Windows dengan OS 64-bit. Masalahnya ini sudah jadi system minimum requirements yang di berikan oleh Windows. RAM minimal dari Windows 64-bit adalah 4GB dan ini sangat mini sekali bahkan untuk buka Chrome 5 tab aja udah ngos-ngosan apalagi ditambah aplikasi lain seperti Winamp, CorelDraw, Photoshop, main GTA 5 haha udah pasti komputer tanpa sadar langsung Nge-Hang.

Pengalaman menggunakan RAM 8 GB juga udah terasa berat jika digunakan untuk multitasking. Tapi dengan RAM segini udah nyaman bagi saya untuk menjalanan tugas buka 10 tab Chrome sambil dengerin musik dan membuka program drawing seperti Corel atau PS tadi. Itu juga berdasarkan dari kecepatan RAM juga. Karena RAM juga memiliki seri dan kecepatan yang berbeda-beda.

BTW saya pake 24 GB RAM buat buka 100 Tab secara bersamaan masih nyaman. Maklum buat nulis dan nyari referensi buat blogging, hehehe.

Upgrade HDD to SSD

Upgrade HDD to SSD

SSD sendiri kepanjangannya saya juga tidak tau atau lupa, yang penting saya merasakan sendiri pengalaman menggunakan SSD dibanding HDD atau Hardisk, nah yang ini saya tau. Kecepatannya memang berbeda 10x atau bahkan lebih untuk waktu Startup atau waktu dimana PC menyala. Hanya butuh beberapa detik saja komputer udah masuk ke Windows tanpa harus nunggu gambar mouse loading bulet-bulet. Padahal cuma pake SSD yang murah saja, mudah-mudahan bukan murahan.

Bahkan Anda langsung bisa buka program tanpa loading juga (tergantung programnya sih), saya langsung buka Chrome dengan 20an tab yang tersimpang tanpa loading lagi. Beda dengan HDD atau Hardisk yang beneran lama untuk booting ke Windows, bahkan setelah masuk ke system masih harus nunggu lagi buat loading taskbar atau menu dibawah, kadang udah ditinggal lama buat main mobile lejen (cie anak emel) masih loading.

BACA JUGA: Cara Mengatasi Tidak Dapat Menjalin Sambungan Ke Server Android

Kesimpulan

Jika Anda punya dompet tebal cara ketiga ini ampuh banget buat mengatasi komputer lemot. Yang saya lakukan ini berdasarkan pengalaman pribadi sejak pertama kali tahu komputer. Cara ini lebih mudah tanpa harus masuk ke menu Windows Services untuk mematikan services system yang tidak diperlukan. Atau mengharuskan mematikan otomatis Update pada Windows, saya sendiri malah suka ketika Windows ini memberitahu bahwa akan ada update ketika PC di shutdown atau di restart. Karena Update Windows ini juga termasuk penting agar system diperbarui.

Semua cara diatas masih saya lakukan ketika selesai install ulang komputer atau laptop miliki teman atau saudara. Termasuk menyarankan untuk menginstall Anti Virus diatas dan mengUpgrade Hardware yang diperlukan.

Semoga 3 cara Mengatasi Komputer Lemot pada Windows 7 dan Windows 10 ini bisa bermanfaat.